6 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Virus Corona

Selamat datang di Blog kami. Tips Menjaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Virus Corona. Pandemi virus Corona tidak hanya mengancam kesehatan fisik setiap individu, tapi juga mengancam kesehatan mental setiap individu. Tidak hanya rasa takut dan cemas, efek psikologis yang ditimbulkan dari wabah ini pun bisa berdampak serius. Apa saja gangguan kesehatan mental yang dapat muncul dan bagaimana cara mengatasinya?

Wabah infeksi virus Corona atau Covid-19 semakin meluas dan sudah menjangkit lebih menurut 190 negara, termasuk negara Indonesia. Di Indonesia sendiri, jumlah pasien positif COVID-19 bertambah menggunakan cepat dari hari ke hari.

Hal demikian tentu saja dapat mengakibatkan rasa takut dan cemas bagi semua oranh. Apalagi anjuran buat membisu di rumah serta kebijakan social distancing, yang sekarang diklaim physical distancing, sedikit banyak menimbulkan jeda secara emosional antara famili, teman, rekan kerja, teman, atau umat persekutuan di loka ibadah yang dapat saling memberi dukungan.

Bagi sebagian orang, hal ini sanggup dirasakan sebagai suatu tekanan atau beban yg sangat akbar. Bila nir dikendalikan, tekanan tersebut akan berdampak negatif dalam kesehatan mental.

Gangguan Kesehatan Mental Saat Pandemi Virus Corona

Gangguan kesehatan mental yg terjadi selama pandemi ini bisa disebabkan sang banyak sekali hal, diantaranya ketakutan terhadap wabah, rasa terasing selama menjalani karantina, kesedihan & kesepian karena jauh dari keluarga atau orang yg dikasihi, kecemasan akan kebutuhan hayati sehari-hari, ditambah lagi kebingungan dampak fakta yg simpang siur atau fakta hoax yang banyak pada media online & masih masih banyak lagi.

Hal-hal tersebut nir hanya berdampak pada orang yang sudah mempunyai perkara kesehatan mental, misalnya depresi atau gangguan kecemasan generik, namun juga bisa memengaruhi orang yg sehat secara fisik dan mental.

Beberapa grup yang rentan mengalami stres psikologis selama pandemi virus Corona merupakan anak-anak, lansia, & petugas medis. Tekanan yang berlangsung selama pandemi ini bisa menyebabkan gangguan berupa:

Ketakutan & kecemasan yang berlebihan akan keselamatan diri sendiri maupun orang-orang terdekat Perubahan pola tidur dan pola makan, Sulit berkonsentrasi, Penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan Memburuknya kesehatan fisik, terutama dalam penderita penyakit kronis, misalnya diabetes dan hipertensi. Munculnya gangguan psikosomatis

Tips Menjaga Kesehatan Mental Selama Pandemi Virus Corona

Berikut ini merupakan beberapa hal yang bisa sobat lakukan buat menjaga kesehatan mental selama pandemi virus Corona:

1. Melakukan Aktivitas Fisik

Berbagai olahraga ringan, seperti lari kecil atau lompat di loka, dapat Anda lakukan selama menjalani karantina pada rumah. Dengan melakukan aktivitas fisik, tubuh Anda akan memproduksi hormon endorfin yg dapat meredakan stres, mengurangi rasa risi, & memperbaiki mood Anda.

Latihan peregangan dan pernapasan jua dapat membantu Anda buat menenangkan diri. Jangan lupa buat berjemur di bawah sinar matahari pagi untuk menaikkan sistem imun.

2. Mengkonsumsi Makanan Bergizi

Konsumsilah makanan yg mengandung protein, lemak sehat, karbohidrat, vitamin, mineral, dan serat. Beragam nutrisi tadi bisa Anda peroleh dari nasi & cereal, buah-buahan, sayuran, makanan laut, daging, kacang-kacangan, dan susu.

Bukan hanya buat menjaga kesehatan tubuh Anda, asupan nutrisi yang cukup jua dapat menjaga kesehatan mental Anda, baik secara langsung juga tidak langsung.

3. Menghentikan Kebiasaan Buruk

Bila Anda seorang perokok, cobalah hentikan norma tidak baik tadi mulai dari kini . Merokok akan menaikkan risiko Anda terinfeksi kuman penyakit, termasuk virus Corona. Selain itu, batasi pula konsumsi minuman beralkohol.

Kebiasaan merokok & mengonsumsi minuman beralkohol dapat mengganggu kesehatan fisik maupun mental Anda.

Kebiasaan tidak baik yg juga perlu dihentikan merupakan kurang beristirahat atau acapkali begadang. Apabila kurang istirahat, Anda akan lebih mudah mengalami kecemasan dan mood Anda pun akan lebih tidak stabil.

4. Membuat Rutinitas Sendiri

Selama menjalani karantina di rumah, Anda sanggup melakukan hobi atau aktivitas yg Anda sukai, contohnya memasak, membaca buku, atau menonton film. Selain menaikkan produktivitas, aktivitas tersebut jua bisa menghilangkan rasa jenuh.

5. Lebih Bijak Memilah Informasi

Batasi waktu Anda buat menonton, membaca, atau mendengar liputan mengenai pandemi, baik menurut televisi, media cetak, juga media umum buat mengurangi rasa cemas.

Meski begitu, jangan menutup diri sepenuhnya dari warta yg krusial. Pilah fakta yg Anda terima secara kritis & bijak. Dapatkan kabar tentang pandemi virus Corona hanya berdasarkan asal yang terpercaya.

6. Menjaga Komunikasi dengan Keluarga & Sahabat

Luangkan saat buat berkomunikasi dengan famili, teman, sahabat, & rekan kerja Anda, baik melalui pesan singkat, telepon, atau video call. Anda bisa menceritakan kekhawatiran dan kecemasan yang Anda rasakan. Dengan cara ini, tekanan yg Anda rasakan dapat berkurang sehingga Anda bisa lebih damai.

Bila Anda memang mempunyai gangguan mental, konsumsilah obat-obatan yg telah diresepkan dokter secara rutin. Bila perlu, periksakan diri Anda ke dokter secara terjadwal supaya dokter dapat memantau perkembangan syarat Anda.

Rasa takut & cemas memang normal dirasakan selama masa pandemi misalnya ini. Namun, cobalah buat selalu berpikir positif dan bersyukur. Apabila stres & ketakutan yang sobat alami terasa sangat berat, jangan ragu berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater.

No comments