Play Store depak AnTuTu... Google Makin Sangar

Selamat datang pada blog Blog kami. Siapa diantara sobat yg nir memahami play store. Play Store sering terpasang di handphone yg berbasis Android. Google Play Store dulunya bernama Android Market, adalah sebuah layanan distribusi digital yang dioperasikan & dikembangkan sang pihak Google.

Play Store Ini mempunyai berfungsi utama menjadi toko pelaksanaan resmi untuk sistem operasi Android, memungkinkan pengguna buat mencari dan mengunduh aplikasi yang dikembangkan dengan Kit pengembangan software Android (SDK) dan dipublikasikan melalui Google.

Google Play Store juga berfungsi menjadi toko media digital, memperlihatkan musik, kitab , film, & acara televisi. Ini sebelumnya Google Store, pada 11 Maret 2015, Google Play Store dulu sempat jua menunjukkan publikasi Berita & majalah sebelum merubah merubahnya sebagai Google News pada Mei 15, 2018.

Awalnya Play Store kondusif-aman saja menjalankannya manfaatnya. Namun Sejak diketahui sang pihak Google bahwa Play Store menyimpan banyak aplikasi yang mengandung banyak malware.

Maka Google sebagai lebih agresif & makin ketat pada mengawasi toko aplikasinya tadi. Perusahaan pimpinan Sundar Pichai itu sekarang sebagai lebih terlihat galak & garang.

Dan tindakan yang dilakukan sang pihak Google itu absah-absah saja mengingat mereka adalah perusahaan yang menyediakan salah satu toko aplikasi terbesar buat para pengguna mobile.

Sebagai pernyedia keliru satu toko pelaksanaan terbesar, sangat wajar sekali bila Google ingin memastikan keamanan Play Store buat para pengguna setianya.

Google Depak AnTuTu berdasarkan Play Store

Pada lepas 8 Maret 2020, Google kembali menampakan kegalakan dan keseriusan pada menjaga pelaksanaan play store. Dimana pihak Google baru saja menghapus galat satu pelaksanaan terpopuler pada Play Store, yakni AnTuTu.

Saat ini, jika Anda mencari aplikasi keluaran AnTuTu, baik itu Antutu 3DBench, Antutu Benchmark, dan AItutu Benchmark, maka Anda nir akan mendapatinya.

Dilansir dari Gizchina, (9/3/2020), hilangnya AnTuTu dari sirkulasi Play Store diakibatkan pelanggaran kebijakan berulang yang dilakukan sang Cheetah Mobile. Cheetah Mobile sendiri disinyalir memiliki interaksi menggunakan AnTuTu karena pihak AnTuTu menyematkan link ke situs resmi Cheetah Mobile.

Cheetah Mobile sebelumnya jua menghadirkan poly pelaksanaan buat para pengguna Android. Tetapi, mereka pada Depak sang Google pada tahun 2019 lalu karena menyalahgunakan izin pelaksanaan buat memantau konduite para pengguna.

Hasilnya, beberapa aplikasi keluaran Cheetah Mobile misalnya Clean Master, Security Master, CM Launcher 3D, Battery Doctor, Cheetah Keyboard, CM Locker, & CM File Manager ditarik peredarannya menurut Play Store.

Pihak AnTuTu Tidak Tinggal Diam Menyikapi Hal Tersebut

Masih dilansir berdasarkan Gizchina, pihak AnTuTu yg diwakili sang Amelie Liu menjadi Manajer Pemasaran Global AnTuTu memberikan bantahan atas tudingan yg pada layangkan kepada merea

Pihak Google menilai jika mereka memiliki interaksi menggunakan Cheetah Mobile pada urusan aplikasi AnTuTu. Amelie pun menganggap pihak Google salah paham akan hal tadi.

?Tim sudah mendapat email pemberitahuan menurut Google pada 7 Maret yg memberi tahu kami bahwa AnTuTu adalah salah satu akun penerbit terkait Cheetah Mobile, semua pelaksanaan AnTuTu dihapus berdasarkan Play Store. Tetapi faktanya, kami pikir terdapat beberapa kesalahpahaman tentang itu. AnTuTu bukan akun terkait Cheetah Mobile.?

?Antutu didirikan dalam 2011, bahkan sebelum Cheetah Mobile, dan merupakan keliru satu pengembang Google Play paling awal. Cheetah Mobile berinvestasi pada kami pada lebih kurang tahun 2014, & sebagai galat satu pemegang saham kami semenjak ketika itu.?

?Namun, kami masih menyimpan poly akun saham & operasi independen perusahaan serta akun Google Play independen kami sendiri. Cheetah Mobile nir pernah menyentuh akun Google Play kami, & AnTuTu belum melakukan kenaikan pangkat aplikasi Cheetah Mobile.?

?Kami percaya bahwa alasan galat penilaian Google merupakan lantaran kami membeli & memakai layanan hukum berdasarkan Cheetah Mobile, sehingga tautan kebijakan privasi kami menggunakan alamat cmcm.Com. Ini yg sedang kami kerjakan, termasuk mengganti pemasok sah. Kami berharap Google dapat mempelajari akun AnTuTu dengan hati-hati dan akhirnya merampungkan kesalahpahaman ini sesegera mungkin.?

Terkait bantahan yang dilontarkan sang AnTuTu melalui Amelie Liu ini, pihak Google belum menaruh tanggapannya.

Bagaimana Peluang AnTuTu pada Play Store

Peluang AnTuTu buat pulang menghiasi Play Store pun juga belum diketahui alias masih kurang jelas, apakah peluang kembalinya akbar atau tidak.

Namun jika kita melihat tindakan  Google yang telah menendang Cheetah Mobile tahun lalu dari Play Store, kemungkinan besar peluang AnTuTu untuk kembali ke Play Store cukup sulit mengingat Cheetah Mobile adalah salah satu pemegang saham dari AnTuTu.

No comments